mutiara dalam kata

Hidup mengajari kita tentang makna bersyukur di fajar hari, juga tentang kerja keras diterik siang. Tersenyum saat senja menjelang, serta merasa damai ketika terlelap dalam malam. Dia tahu lelahnya ragamu hari ini. Dia juga tahu berkurangnya jatah santai yang harus kau nikmati. Dia sangat tahu, bahkan lebih dari yang kau tahu.

Kamis, 05 Mei 2011

sayang ibu

bismillahirohmanirrohim

hari ini adalah hari jum'at,pada saat ini jam menunjukkan jam 15.00 petang,ketika sholat jum'at tadi terdengar khutbah yang agak menarik tuk didengar membuat saya ingin menulis sesuatu tentang apa yang saya dengar,isi khutbah tadi menceritakan tentang pengorbanan seorang ibu,hal ini membuat saya teringat akan ibu yang jauh dimata.


beberapa hari yang lalu saya menelpon ibu saya,saya menanyakan boleh tak hari raya ini saya tidak balek kampong,mungkin ia tahu sebab saya tidak dapat pulang sehingga ia mengizinkan apa yang saya pinta namun entah kenapa hati ini merasakan kecewa yang ia rasakan,


saya teringat akan sebuah hadist"
nabi muhammad s.a.w bersabda "Sungguh terhina, sungguh terhina, sungguh terhina." sahabat bertanya, "Siapa wahai Rasulullah?" Beliau bersabda, ”(Sungguh hina) seorang yang mendapati kedua orang tuanya yang masih hidup atau salah satu dari keduanya ketika mereka telah tua, namun justru ia tidak masuk surga." (HR. Muslim no. 2551)


hadist ini membuat saya termenung,mana tidaknya seandainya saya jauh dari orang tua saya tentulah saya tidak dapat berkhitmad kepadanya dan saya termasuk orang yang terhina seperti hadist diatas,


sebelum saya pergi saya berjanji dengan ibu bahwa saya hanya sebentar tuk meninggalkanya dan akan kembali sebelum bulan ramadhan,tapi keadaan memaksa saya tuk merubah janji itu,setelah mendengar khutbah itu membuat saya berfikir kembali tentang niat saya,akhirnya saya memutuskan untuk balek kampung ^_^


owh ya saya teringat akan kata mutiara “Engkau merdeka dari sesuatu yang tidak engkau inginkan dan menjadi pengemis dari sesuatu yang kau harapkan.”



hanya ini yang dapat saya tulis sebab saya tak tau nak tulis apa lagi,semoga apa yang saya tulis menjadi bermanpaat bagi yang membaca dan semoga apa yang saya tulis menjadi amal zariyah bekal menuju surganya,

Wallahul Musta`an.
Jazakhumullahu khairan katsiran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar